Bantuan
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban singkat seputar pendaftaran jemaah, ID Card, check-in, materi, dan portal.
Buka menu Daftar di situs, isi formulir (nama, nomor WhatsApp, data dasar), lalu kirim. Admin akan memverifikasi pendaftaran Anda. Setelah disetujui, Anda mendapat nomor anggota, ID Card digital, dan akses Portal Jemaah. Anda juga dapat mendaftar langsung kepada petugas saat kegiatan.
Login di halaman Masuk menggunakan nomor WhatsApp yang Anda daftarkan (atau email). Kata sandi awal diberitahukan saat pendaftaran disetujui — umumnya 6 digit terakhir nomor WhatsApp Anda. Segera ganti kata sandi di menu Profil setelah login pertama. Lupa kata sandi? Hubungi sekretariat.
ID Card digital adalah kartu anggota di Portal Jemaah (menu ID Card) yang memuat nama, nomor anggota, foto, dan QR Code. QR hanya berisi kode acak — tidak memuat data pribadi — dan dipakai untuk absensi serta verifikasi keanggotaan. Kartu dapat disimpan di ponsel atau dicetak.
Ada beberapa cara: (1) tunjukkan QR ID Card Anda kepada petugas untuk dipindai; (2) pindai QR kegiatan yang ditampilkan di lokasi melalui Portal Jemaah → Check-in; atau (3) masukkan PIN kegiatan yang diumumkan. Check-in dibuka menjelang acara dimulai.
Sertifikat diterbitkan untuk kegiatan/program tertentu (pelatihan, program pembinaan, panitia, narasumber) bila syarat kehadiran terpenuhi. Sertifikat dapat diunduh di Portal Jemaah → Sertifikat dan keasliannya dapat dicek melalui QR verifikasi pada sertifikat.
Login ke Portal Jemaah → menu Surat, pilih jenis surat (mis. surat keterangan jemaah aktif), isi keperluan, lalu kirim. Permintaan diproses sekretariat sesuai alur persetujuan. Surat yang sudah terbit dapat diunduh dalam format PDF dan memiliki QR verifikasi.
Buka halaman Infak/Donasi di situs untuk melihat rekening/QRIS resmi majelis, lalu konfirmasikan transfer melalui formulir yang tersedia. Seluruh infak dicatat dan dikelola secara amanah oleh bendahara, serta dilaporkan secara berkala.
Data Anda hanya dipakai untuk pelayanan majelis (keanggotaan, absensi, komunikasi kegiatan). NIK/NKK — bila diisi — disimpan terenkripsi dan hanya dapat dilihat pengurus berwenang. QR tidak memuat data pribadi, halaman verifikasi publik tidak menampilkan data sensitif, dan setiap akses penting tercatat di audit log. Anda dapat meminta koreksi data melalui Portal Jemaah atau sekretariat.